The text starts here.

Peluncuran Bulan Eliminasi Kaki Gajah di Indonesia 2017

Sebagai negara endemic terhadap penyakit kaki gajah, Kementerian Kesehatan Indonesia saat ini menyelenggarakan pengobatan massal (MDA) di seluruh propinsi endemic. Sejak di deklarasikan pada tahun 2015, setiap bulan October seluruh masyarakat yang tinggal di area endemic tsb dihimbau untuk mengkonsumsi obat pencegahan kaki gajah.

Merupakan sebuah kesempatan besar bagi seluruh DEC (Diethylcarbamazine) Manager Eisai untuk dapat mengikuti acara ceremonial yang diselenggarakan pada 7 October 2017 di kota Demak, Jawa Tengah, Indonesia. DEC Manager dari Thailland, Philippines, India, Malaysia, UK dan Indonesia berdiskusi dan sharing informasi tentang eliminasi LF di setiap negara masing-masing, mengikuti pasien sosialisasi sebelum ikut serta pada acara ceremonial launching Belkaga.

Pada peluncuran bulan Belkaga tersebut, baik bupati maupun gubernur Jawa Tengah menyebutkan tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang sangat berhubungan dengan penyebaran penyakit kaki gajah.

Belkaga 1


Pada kesempatan tersebut juga Menteri Kesehatan memberikan paket obat berupa DEC dan Albendazole kepada gubernur Jawa Tengah sebagai acara simbolik untuk memulai MDA pada seluruh endemic area di Jawa Tengah.

Eisai sejak tahun 2015 telah mulai berkontribusi terhadap eliminasi kaki gajah di Indonesia dengan memberikan DEC secara cuma-cuma. Hal ini merupakan komitmen Eisai secara global untuk berkontribusi. Dan direncanakan tahun 2020 Eisai akan mendonasikan sekitar 2.2 Milyar DEC ke seluruh dunia.

Belkaga 1a

Penyerahan simbolis tablet DEC ke seluruh Indonesia. (Foto dari kiri ke kanan:Bupati Demak, Gubernur Jawa Tengah, Menteri Kesehatan Republik Indonesia)


Belkaga 1b

Sebagai perusahaan yang memiliki filosofi human health care kami akan membantu pemerintah dalam upaya eliminasi kaki gajah di Indonesia dengan bekerjasama dengan berbagai stakeholder WHO, NGO dan stakeholder lain sehingga Indonesia bebas dari penyakit kaki gajah pada tahun 2020.

Belkaga 2

Tim Eisai dengan Ibu Helena Ully Artha (Subdit Filariasis-Kementerian Kesehatan)