The text starts here.

Kaki Gajah di Indonesia

Bulan Eliminasi dan Kesadaran Penyakit (5 Oktober 2019)

Limphatic Filariasis (LF) dikenal dengan penyakit kaki gajah dan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Penyakit ini terjadi akibat cacing filaria yang dibawa oleh nyamuk menginfeksi tubuh manusia. Program LF ditujukan untuk mengurangi dan menghilangkan penularan LF melalui Pemberian Obat Massal (MDA), dan untuk mencegah dan mengurangi tingkat kerentanan terhadap penyakit.

                                                                                                                                             

Berangkat dari semangat tersebut, pada tanggal 5 Oktober 2019, diprakarsai oleh Kementrian Kesehatan, Eisai mengadakan rapat pemegang kepentingan yang dilanjutkan acara edukasi pasien Kaki Gajah di Betun Malaka Indonesia. Eisai menyediakan tablet DEC (diethylcarbamazine) untuk pengobatan Lymphatic Filariasis secara gratis pada negara endemis melalui program eliminasi yang diinisiasi oleh World Health Organization (WHO). Hingga Agustus 2019, Eisai telah memasok 1.9 Milyar juta tablet ke 28 negara di dunia termasuk Indonesia.

 

Rapat para pemegang kepentingan dilakukan satu (1) hari setelah pencangan bulan eliminasi Kaki Gajah pada tanggal 4 Oktober sebagai deklarasi tahun kelima Pencanangan Eliminasi Filarisis Limfatik Nasional di Indonesia.

 

Kegiatan didahului oleh sambutan oleh kepala dinas kesehatan kabuapaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik dan diikuti oleh update eliminasi Kaki Gajah di Indonesia serta edukasi pencegahan infeksi sekunder pada pasien Kaki Gajah oleh perwakilan Sub Direktorat Filarisis dan Kecacingan, dr Aji Mulia Avisena M Epid dan dr. Eksi Wijayanti M. Epid. Sementara itu Risa Kamata, Deputy Executive Director of Knowledge Creation Dept., Eisai Co., Ltd Jepang., Estiyasa Handayani, DEC Manager PT. Eisai Indonesia, serta Shrikant Deshmukh, DEC Manager Eisai Pharmaceuticals India Pvt. Ltd menyampaikan presentasi tentang partisipasi Eisai sesuai filosofi human health care, dan bekerja sama dengan pemerintahan setempat, NGO dan petugas kesehatan, tidak hanya dengan mendonasikan obat DEC secara cuma-cuma, namun juga disertai oleh kegiatan lainnya yang berkontribusi terhadap eliminasi Kaki Gajah di Indonesia.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintahan dinas kesehatan setempat, kader, dokter, mahasiswa kedokteran & tropical medicine dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang bertujuan untuk memahami tentang penyakit Kaki Gajah dan pencegahannya, membangun sinergi antar stakeholder dan memberikan solusi terbaik selanjutnya. Pada sambutan yang diberikan oleh dinas kesehatan setempat beliau menyatakan bahwa sangat terkesan dengan kegiatan yang telah dilakukan Eisai terkait dengan DEC dan eliminasi Kaki Gajah.

 

(end)